Senin, 25 Maret 2013

Terbongkar, CIA Ternyata Persenjatai Pemberontak Suriah

Image634998806158291525Peranan Amerika Serikat dalam pemberontakan yang dilakukan di Suriah, ternyata tidak hanya pada dukungan politis semata. Dukungan (CIA) lembaga intelijen AS kepada kaum pemberontak, terbongkar.

Terungkapnya peranan CIA tersebut diungkapkan New York Times dalam laporannya, Senin (25/3) waktu setempat. CIA berada di tengah-tengah Arab dan Turki yang sama-sama mendukung tergulingntya rezim Bashar al-Assad.

Dalam laporan itu, disebutkan CIA berperan dalam mengakomodir lalu lintas persenjataan untuk oposisi. Sejumlah pejabat pihak oposisi juga mengkonfirmasi adanya bantuan CIA.

Proses pengangkutan senjata yang awalnya dalam skala kecil pada awal 2012, meningkat tajam belakangan ini. Sebanyak 160 penerbangan kargo militer dari Jordania, Arab Saudi dan Qatar diduga 'diamankan' oleh CIA.

CIA juga diduga membantu pengadaan senjata secara besar-besaran dari Kroasia. Lembaga intelijen ini lantas menentukan oposisi mana saja yang berhak menerima bantuan senjata.

Kelompok oposisi Suriah gencar melakukan serangan kepada rezim Bashar sejak dua tahun silam. Awalnya, aksi protes warga yang semula damai berubah menjadi peran yang memanas.

Cili Pesan 260 Roket Buatan Indonesia

Image-337Cili Pesan 260 Roket Buatan Indonesia - Indonesia mengekspor hulu ledak asap (smoke warhead) kaliber 70 milimeter sebanyak 260 unit ke Cile. Ekspor tersebut merupakan ekspor pertama senjata yang dibuat PT Sari Bahari.

Direktur Utama PT Sari Bahari Ricky Hendrik Egam mengatakan pihaknya harus bersaing dengan 43 negara yang mengikuti tender internasional pengadaan hulu ledak asap bagi kebutuhan angkatan bersenjata Cile.

"Namun, kami berhasil memenangkan tender tersebut, sehingga ekspor perdana ini bisa membuktikan kualitas produksi dan karya anak bangsa Indonesia tidak kalah dengan buatan luar negeri, bahkan mendapatkan pengakuan internasional," katanya seperti dilansir antara, Senin (25/3).

Dia mengatakan produksi dari PT Sari Bahari, membuktikan teknologi pertahanan nasional mampu bersaing dengan negara maju. Hulu ledak asap buatan Indonesia memiliki keunggulan dari sisi aerodinamis trajectory dan mampu mengeluarkan asap selama dua menit setelah hulu ledak terjadi dalam sasaran.

Perseroan sudah mengantongi izin ekspor dari Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan untuk ekspor perdana tersebut. "Produk kita ini sebenarnya juga sudah digunakan untuk kepentingan latihan tempur dalam negeri (TNI) sejak tahun 2000," katanya.

Perseroan terus fokus melakukan pendekatan pada berbagai negara agar mau menggunakan produk Indonesia untuk keperluan latihan tempur dan peralatan militer.

Pengamat militer dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr Muhajir Effendi adanya UU Nomor 16 Tahun 2012 memberikan peluang lebih luas pada produsen swasta untuk mengekspor alat pendukung pertahanan tersebut.

"Ekspor yang dilakukan pihak swasta ini merupakan suatu terobosan luar biasa dan hal ini diharapkan bisa menjadi pintu pembuka untuk ekspor selanjutnya, bahkan ke negara-negara di sekitarnya, termasuk Venezuela," katanya.

Lima Ramalan Dunia Yang Menjadi Kenyataan

Image-335Lima Ramalan Dunia Yang Menjadi Kenyataan - Percaya atau tidak, kebetulankah ? Atau inilah misteri kehidupan ? Ramalan terkadang jadi kenyataan. Dari berbagai ramalan yang ada, setidaknya da lima ramalan yang melibatkan kejadian besar, orang-orang penting, dan peristiwa dahsyat. Mulai dari ramalan soal runtuhnya menara kembar World Trade Center pada 11 September 2001 hingga tsunami dan kematian John Fitzgerald Kennedy, presiden Amerika Serikat.

1. Ramalan Nostradamus soal anti-Kristus

Image-336Tulisan sebuah prediksi batin tidak akan lengkap tanpa menyebutkan nama Nostradamus di dalamnya. Dia telah mempublikasikan ribuan prediksi di masa lalu dan menjadi kenyataan di zaman kini.

Ramalannya yang paling terkenal yakni munculny tiga anti-Kristus yang haus darah dan menjadi pembantai paling keji sejagat. Yakni Napoleon Bonaparte, Adolf Hitler, dan terakhir berasal dari Timur Tengah. Masih membingungkan antara Saddam Hussein dengan Usamah Bin Ladin.

Begini bunyi tiga ramalan itu.

'Kaisar ini lahir di Italia dan lebih dikenal sebagai tukang jagal daripada pangeran'. Ini mengacu pada Bonaparte.

'Jauh di bagian Eropa Barat, seorang anak lahir dari keluarga miskin. Namun perkataannya menarik hati banyak orang dan dipuja'. Ini mengacu pada Hitler.

Sementara di Timur Tengah, begini bunyi ramalannya. 'Di negara Arab besar dia lahir dengan memuja Muhammad. Dia memasuki Eropa dengan turban biru, menciptakan teror yang paling menakutkan'. Prediksi ini masih belum diketahui apakah Saddam atau Bin Ladin.

2. Ramalan si kembar dan World Trade Center

Terry dan Linda Jamison seorang kembar mampu berbagi batin. Mereka mengklaim telah membuat ramalan soal runtuhnya gedung World Trade Center pada 11 September 2001 itu. Ungkapan mereka terekam di sebuah acara radio pada 1999.

Si kembar ini juga mengklaim telah meramalkan sejumlah kejadian dalam dunia kesehatan, cuaca, dan kasus Wiki Leaks.

3. Peramal Jeane Dixon soal kematian tokoh besar

Jeane Dixon seorang atrology pada 1960. Dia juga menjadi kolumnis, serta peramal khusus untuk pesohor, termasuk Nancy Reagan yang kerap memakai jasa-jasanya saat suaminya Ronald Reagan berkuasa.

Dixon mempunyai prediksi yang pas soal kematian presiden John Fitzgerald Kennedy dan kematian Martin Luther King.

4. Ramalan nabi yang tidur
Seorang warga negara Amerika Serikat bernama Edgar Cayce dikenal sebagai nabi yang tidur. Ramalannya tidak meleset di abad ke-20. Dia mengolah kemampuanny itu lewat meditasi dan pada saat itulah Anda bisa menanyakan soal apapun padanya termasuk waktu, luar angkasa, reinkarnasi, spiritual, dan masa depan.

Semua prediksi itu akurat. Dia juga mengklaim dirinya meramal terjadinya perang dunia I dan II. Selain itu dia juga meramal hidup para presiden seperti Franklin Delano Roosevelt dan John Fitzgerald Kennedy.

5. Peramal tsunami 2004

Seorang peramal Australia Jeffry Palmer membuat banyak prediksi yang menjadi kenyataan, namun ada juga yang tidak. Akurasi Palmer paling benar yakni dia meramal soal meletusnya gunung merapi di Samudera Hindia yang menyebabkan tsunami di Indonesia, dan beberapa negara lain. Palmer bahkan memberikan angka korban sebanyak 230 ribu di 14 negara dan ini benar.

Palmer juga memprediksi Korea Utara yang mengembangkan senjata nuklir. Saat ini negara itu memang tengah melakukannya.

Israel Kembali Isaratkan Serang Iran

Image-334Dihadapkan pada kian cepatnya Iran mengembangkan nuklir, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa program nuklir Teheran kian dekat meloncati "garis merah" yang krusial.

Berbicara via tautan satelit dari Yerusalem kepada sebuah lobi pro Israel di AS, Netanyahu mengutarakan ketidaksabarannya atas kebijakan negara-negara besar dalam menggunakan sanksi untuk menekan ambisi nuklir Iran.

Komentar Netanyahu ini mengisyaratkan hasrat Israel untuk mengancam Iran dengan serangan militer, di tengah perundingan antara para juru runding negara-negara besar (P5+1) dengan Iran mengenai program nuklir Teheran.

"Iran memperkaya semakin banyak uranium," kata Netanyahu kepada American Israel Public Affairs Committee  (AIPAC), kelompok lobi pro Israel utama di Amerika Serikat.

"Kita harus menghentikan program pengayaan nuklir Iran itu sebelum terlambat," kata dia.

Dia menuduh Iran tengah mengulur waktu dengan terus berunding dengan P5+1, termasuk AS. 

"Harus ada ancaman militer yang jelas dan kredibel jika diplomasi dan sanksi gagal, " kata dia.

Namun Menteri Luar Negeri AS John Kerry menandaskan, negosiasi P5+1 dengan Iran tak bisa menjadi instrumen untuk mengulur waktu sehingga membuat situasi lebih berbahaya seperti dikhawatirkan Israel.

Minggu, 24 Maret 2013

Jokowi Dongkrak Popularitas PDI-P

Image-332Jokowi Dongkrak Popularitas PDI-P. Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mendapat perolehan suara terbanyak yakni 20,5 persen jika pemilu dilaksanakan saat ini. Demikian hasil survei Lembaga Survei Nasional yang dirilis di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (24/3/2013).

"Untuk kasus PDI Perjuangan, konsistensi partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat kecil merupakan faktor internal paling menonjol," terang Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry.

Dia menjelaskan, PDI-P dipersepsikan publik sebagai partai yang konsiten membela kepentingan rakyat kecil. Selain itu, faktor lain yang membuat elektabilitas naik adalah sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Hasil survei menunjukkan adanya "Jokowi effect" untuk PDI-P.

"Sebanyak 9,5 pesen mengaku memilih PDI-P karena tertarik pada figur Jokowi. Sementara 'faktor Megawati' hanya dijadikan alasan sebanyak 7,1 persen," terangnya. Menurutnya, PDI-P juga telah menemukan ikon baru yang dapat menggairahkan semangat kader lainnya dengan kehadiran Jokowi.

Kemudian, hasil survei menempatkan Partai Golkar pada posisi kedua yakni 19,2 persen. Hasil ini menurun jika dibanding hasil survei lain beberapa waktu lalu yang selalu menempatkan Golkar di posisi teratas. Setelah Golkar adalah Gerindra dengan 11,9 persen pemilih.

Posisi keempat ditempati Partai Hanura dengan 6,2 persen, disusul Partai Nasdem sebesar 5,3 persen, PKS 4,6 persen, dan Partai Demokrat 4,3 pesen. Sedangkan posisi lima terbawah adalah PAN yang mengantongi 4,1 suara, PKB 4,1 suara, PPP dipilih 3,4 suara, PBB 0,4 suara, dan PKPI 0,2.

LSN memasukkan nama PKPI meski Komisi Pemilihan Umum belum memberikan keputusan untuk meloloskan partai tersebut sebagai peserta pemilu 2014. Kemudian, sebanyak 14,8 persen tidak tahu dan tidak memilih.

Hasil survei juga merilis persepsi masyarakat tentang partai politik. Untuk Partai yang dinilai paling bersih yaitu Partai Hanura dengan 13,5 persen, PDI-Perjuangan sebanyak 9,2 persen, dan Partai Gerindra 8,5 persen. Sementara, partai yang dinilai paling korup didominasi oleh Partai Demokrat sebesar 70,4 persen, Partai Golkar 5,7 persen, dan PKS sebesar 4,4 persen.

Kemudian partai yang dinilai mengusung perubahan yaitu Partai Nasdem meraih 14,3 persen, PDI-P sebanyak 13,8 persen, dan Partai Golkar mengantongi suara 13,2 persen.

Survei LSN ini dilakukan pada 1-15 Maret 2013 di 33 Provinsi seluruh Indonesia. Survei berdasarkan suara 1.230 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dan memberikan kuisioner dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

Amerika Masukan Hizbullah Dalam Daftar Teroris

Image-331Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama kemarin menyatakan pemerintahannya telah memasukan Hizbullah ke dalam daftar hitam dan menyebut kelompok milisi Islam syiah asal Libanon itu sebagai organisasi teroris lantaran beberapa kali melakukan serangan ke Israel.

"Setiap negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan harusnya juga menyebut Hizbullah sebagai organisasi teroris sebab itu benar adanya," kata Obama saat melakukan kunjungan ke Yerusalem, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (22/3).

Pernyataan Obama ini dia tujukan kepada organisasi Uni Eropa yang telah menolak untuk menempatkan Hizbullah ke dalam daftar hitam sebagai gerakan teroris.

Obama menjelaskan dunia seharusnya tidak boleh mentolerir sebuah organisasi yang telah membunuh warga sipil tidak berdosa, menyimpan persediaan roket untuk ditembakkan ke berbagai kota, dan mendukung pembantaian pria, wanita, dan anak-anak di Suriah.

Obama juga mengeluarkan seruan baru kepada Hizbullah, yang saat ini turut menjadi sekutu pemerintahan Presiden Suriah Basyar al-Assad, agar segera meninggalkan pertempuran di Suriah yang saat ini telah menewaskan ribuan nyawa.

"Faktanya adalah sekutu Hizbullah yakni rezim Assad telah menyimpan senjata kimia. Untuk itu, kami akan terus bekerja sama dengan erat untuk meredam segala bahaya yang ada," ucap Obama.

"Saya telah membuat pernyataan dengan jelas kepada Basyar al-Assad dan mereka yang mengikuti perintahnya bahwa kami tidak akan mentolelir penggunaan senjata kimia untuk memerangi warga Suriah atau memberikan senjata ini kepada kelompok teroris," lanjut Obama.

Presiden kulit hitam pertama Negeri Adidaya itu saat ini sedang melakukan kunjungan ke Israel dalam kunjungan kenegaraan yang pertama setelah dirinya menjadi presiden. Obama dijadwalkan akan berada di Israel selama tiga hari.

Kamis, 21 Maret 2013

Kedatangan Obama di Israel Disambut Dua Roket dari Gaza

Image634995195612946626Dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghantam kota perbatasan di bagian selatan Israel Kamis (21/3). Aksi itu pun langsung mendapatkan kecaman keras dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang memang sedang berkunjung ke negara Yahudi itu.

Majelis Syura Al Muhaddin, satu kelompok yang memiliki hubungan dengan Alqaidah, mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kota Sderot dekat wilayah terdepan Gaza. Serangan itu tak menimbulkan korban jiwa atau cedera tetapi merusak bagian sisi satu gedung.

Gerakan tersebut dalam pernyataannya di internet menyatakan melancarkan serangan dengan dua roket selama kunjungan Obama untuk menunjukkan serangan-serangan mereka tak dapat dihentikan pertahanan udara Israel - satu rujukan ke peralatan anti peluru kendali 'Iron Dome' milik Israel yang sebagian didanai AS.

Obama, yang berada di Yerusalem sekitar 80 kilometer dari Sderot ketika roket-roket itu menghantam, kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa tergantung kepada Hamas, yang menguasai Gaza, untuk menghentikan serangan-serangan seperti itu.

"Kami mengutuk pelanggaran gencatan senjata ini yang melindungi warga Israel dan Palestina, suatu pelanggaran yang Hamas punya tanggung jawab untuk mencegahnya," kata Obama mengenai kunjungan di kawasan itu, di kota Ramallah, Tepi Barat.

Serangan roket kedua kali dari Gaza itu telah menghantam wilayah Israel sejak gencatan senjata yang kelompok gerakan itu tak pernah tandatangani, mengakhiri perang di lintas batas delapan hari pada November 2012.

Rakyat Palestina memperjuangkan berdirinya sebuah negara di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan Jerusalem Timur Arab sebagai ibu kotanya. Israel menguasai wilayah Tepi Barat pada Perang Arab-Israel pada 1967. Sejak 2010 perundingan perdamaian Israel-Palestina mengalami kebuntuan.

Kelompok pergerakan itu merupakan koalisi dari berbagai grup yang diperkirakan berasal dari kawasan Sinai, Mesir, berbatasan dengan Gaza. Mereka mengklaim melancarkan beberapa serangan roket ke Israel, dan Israel membunuh dua panglima kelompok itu dalam satu serangan yang sudah ditargetkan di Gaza pada Oktober.

Obama mengunjungi Sderot ketika dia masih calon presiden pada 2008, bertemu dengan warga setempat dan melihat pameran bekas-bekas roket yang dilancarkan dari Gaza.

Redaktur : Djibril Muhammad

Sumber : Antara/ Reuters

Pengawal Bush nyaris Tebak Ahmadinejad

Image634995194139368038Seorang anggota pasukan pengamanan presiden Amerika Serikat (Secret Service) ternyata pernah hampir menembak Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad saat menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kota New York, Amerika, pada 2006 lalu. Hal ini terungkap setelah sebuah buku karya Marc Ambinder dan D.B Grady berjudul Deep State: Inside the Government Secrecy Industry menulis kisah itu.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (21/3), buku itu menulis, insiden ini sebetulnya terjadi secara tidak disengaja. Saat itu, seorang anggota Secret Service tidak disebutkan namanya sedang menyetel senjatanya di sebelah mobil mantan Presiden Amerika George W Bush. Namun, tiba-tiba saja senjata itu mengeluarkan tembakan yang mengarah ke Ahmadinejad.

Akibat kejadian itu, sebuah laporan langsung disebarkan ke puluhan petinggi pejabat pemerintahan Bush. "Seorang anggota Secret Service telah membuat sebuah kecelakaan tidak disengaja dengan menembakkan senapannya ke arah iring-iringan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang saat itu sedang menuju ke Hotel InterContinental," tulis laporan itu, menurut seorang pejabat yang mengutip isi buku itu.

Pejabat tidak disebutkan namanya itu mengatakan ketika dia membaca isi laporan itu, dirinya ingat sampai menutup mata.

"Ketika suara tembakan itu terdengar, semua orang langsung berhenti," ujar pejabat itu. "Orang Iran yang berada di iring-iringan itu langsung melihat ke arah kita dan kita juga melihat ke arah mereka. Anggota Secret Service itu langsung meminta maaf dan Ahmadinejad hanya memutar kepalanya dan masuk ke mobilnya."

Setelah itu, para pejabat pemerintahan Bush khawatir jika Ahmadinejad akan mengklaim bahwa Secret Service mencoba membunuh dia dan menyebabkan kemarahan publik selama Sidang Majelis Umum PBB, di mana saat itu PBB sedang mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi terhadap pemerintahan Ahmadinejad.

Namun, dia menyebut, Ahmadinejad ternyata tidak mengatakan apapun terkait insiden penembakan itu dan kejadian ini tersimpan begitu saja menjadi sebuah sejarah sampai akhirnya terkuak sekarang.

Buku Deep State, yang berjanji akan membongkar segala rahasia dari pasukan keamanan presiden Amerika, akan diluncurkan pada April mendatang. Penulis buku itu, Ambinder, merupakan mantan wartawan Gedung Putih, sementara Grady merupakan seorang penulis dan mantan tentara angkatan darat.

[fas]

Minggu, 17 Maret 2013

Ironi Saudi, Kaya Minyak Tapi Rakyat Miskin

Image634991873758096229Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa sekitar 60 persen warga Arab Saudi tinggal di rumah-rumah dalam kondisi yang tidak nyaman. Surat kabar Arab Saudi al-Watan melaporkan bahwa negara kaya minyak itu menghadapi masalah dalam penyediaan perumahan bagi warganya, terutama kaum remaja.

Menurut laporan tersebut, sekitar 40 persen dari warga tidak memiliki rumah dan tinggal di rumah kontrakan dengan kondisi yang relatif tidak tepat, sementara sekitar 20 persen memiliki rumah tetapi berada di lingkungan miskin.

Krisis perumahan melanda Arab Saudi selama beberapa tahun terakhir karena keterlambatan dalam pembayaran cicilan, peraturan perbankan yang rumit dan meningkatnya harga tanah. Pada bulan Januari, harian Inggris, Guardian, melaporkan bahwa sejumlah besar dari penduduk Saudi yang berjumlah lebih dari 26 juta "hidup dalam kemiskinan."

Menurut harian tersebut, kemiskinan dan kemarahan atas korupsi terus tumbuh di Arab Saudi dan sejumlah besar uang masuk ke kantong-kantongkeluarga kerajaan melalui jaringan nepotisme, korupsi dan kontrak pemerintah.

Berdasarkan laporan Majalah Forbes, kekayaan pribadi Raja Saudi Abdullah bin Abdul Aziz mencapai sekitar 18 miliar dolar sehingga ia menempati posisi ketiga sebagai raja terkaya di dunia setelah penguasa Thailand dan Brunei. Arab Saudi adalah eksportir minyak terbesar di dunia.

Iran Siap Merespon Serangan Militer AS dan Israel

Image634991839717724439Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran mengatakan komandan negara itu telah memberikan otorisasi untuk segera merespon serangan musuh.

"Komandan kami telah menerima otorisasi untuk segera merespon setiap tindakan penyerangan dengan musuh tanpa membiarkan musuh untuk berpikir dua kali (tentang tindakannya agresi)," kata Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri.

Jazayeri membuat pernyataan dalam menanggapi ancaman para pemimpin Israel untuk menggunakan kekuatan terhadap Republik Islam atas program energi nuklir negara itu.

Mengatasi kelompok pro-Israel "American Israel Public Affairs Committee" (AIPAC) pada tanggal 4 Maret lalu.

"Meskipun Iran belum menyeberangi garis merah dalam program energi nuklirnya, itu menempatkan dirinya dalam posisi untuk melakukannya sangat cepat. Kata-kata saja tidak akan menghentikan Iran Sanksi saja tidak akan menghentikan Iran. Sanksi harus dibarengi dengan ancaman militer yang jelas dan kredibel jika diplomasi dan sanksi gagal," tegas Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Era ancaman, intimidasi dan permainan kekanak-kanakan dari tongkat dan sudah wortel sudah tak jaman," kata Jazayeri.

Komandan Iran menyatakan bahwa rezim ekspansionis akan menghadapi banyak masalah dan tak terduga jika mereka tidak memahami situasi dunia dan kawasan.

Washington dan Tel Aviv telah berulang kali mengancam Teheran dengan serangan militer untuk memaksa negara itu untuk menghentikan program energi nuklirnya, yang diklaim oleh keduanya telah dialihkan ke arah tujuan non-sipil.

Teheran menolak tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa ketika penandatangan Traktat Non-Proliferasi nuklir dan anggota dari Badan Energi Atom Internasional, ia memiliki hak untuk menggunakan teknologi nuklir dengan tujuan damai. (*/cok)

Armada Iran Peringatkan Pesawat Pengintai Australia

Image634991838098285595Siavosh Jarreh, Komandan Angkatan Laut Iran mengkonfirmasikan peringatan Armada ke-24 Iran kepada pesawat penginntai milik Australia ketika Armada Iran sedang memasuki pesisir Sri Lanka.

Jarreh Ahad (17/3) mengatakan bahwa pesawat pengintai milik Australia itu mendekati konvoi Armada ke-24 Iran yang terdiri atas sebuah kapal pengangkut helikopter  dan sebuah kapal perusak. Pesawat tersebut sedang mengambil foto-foto dari armada Iran itu.

"Segera setelah mendapat peringatan, pesawat pengintai Australia itu segera mengubah jalur penerbangannya, namun sebelum meninggalkan lokasi pesawat tersebut menjatuhkan sebuah alat pendeteksi kapal selam� yang semuanya kemudian diambil oleh pasukan marinir kami," tegasnya.

Armada ke-24 Iran itu sedang menjelajahi perairan internasional yang merupakan hak Iran seesuai dengan ketentuan internasional.(IRIB Indonesia/MZ)

Korea Utara Ancam Jepang dengan Serangan

Korea Utara mengecam Jepang karena menyerukan sanksi tambahan dan independen terhadap Pyongyang.

ISNA melaporkan, Kementerian Luar Negeri Korut, Ahad (17/3) mengatakan bahwa seruan itu akan menjadi kesalahan fatal bagi Jepang jika mereka berpikir akan aman ketika perang pecah di Semenanjung Korea.

Pernyataan itu memperingatkan bahwa Jepang akan menghadapi serangan yang mengerikan jika mereka berkolusi dengan Amerika Serikat.

Statemen itu datang beberapa hari setelah Tom Donilon, penasihat Keamanan Nasional AS mengatakan Washington bersedia untuk bernegosiasi dengan Korut, namun Pyongyang harus terlebih dahulu mengambil "langkah-langkah berarti" untuk memenuhi kewajiban internasionalnya.

Dewan Keamanan menjatuhkan sanksi setelah dua tes nuklir pertama dan setelah peluncuran roket Korut pada Desember 2012, yang dipandang sebagai bagian dari program rahasia negara itu untuk mengembangkan rudal balistik yang dapat membawa hulu ledak nuklir.

Korut secara resmi menolak resolusi Dewan Keamanan PBB, yang menuntut mengakhiri program senjata nuklirnya. Pyongyang mengatakan akan mengejar tujuannya untuk menjadi negara nuklir, meskipun adanya sanksi baru. (IRIB Indonesia/RM)

Sabtu, 09 Maret 2013

Chavez: Korban Lain Pembunuhan CIA?

chavezSebelum meninggal beberapa hari lalu, Chavez sempat secara terang-terangan bertanya-tanya apakah Pemerintah Amerika Serikat�atau bankir-mafia pemiliki negara itu�telah memberi dia, dan para musuh terkemuka Amerika Latin lainnya, penyakit kanker?

Kurang lebih setahun lalu, Hugo Rafael Chavez Frias berbicara di Radio Nasional Venezuela, �Saya tidak tahu, tapi�ini sangat aneh bahwa kita telah melihat Lugo terkena kanker, Dilma ketika dia calon presiden, saya ketika ikut pemilihan tahun lalu, belum lama ini Lula, dan sekarang Cristina�Sangat sulit dijelaskan, bahkan oleh hukum probabilitas sekalipun, apa yang telah terjadi pada beberapa pemimpin di Amerika Latin. Ini aneh�sangat aneh.�

Aneh memang�sangat aneh jika Anda berpikir Presiden Venezuela Hugo Chavez, Presiden Brasil Dilma Rousseff, bekas Presiden Paraguay Fernando Lugo, dan mantan pemimpin Brazil Luiz Inacio Lula da Silva�semuanya pemimpin Amerika Latin yang anti Imperium Amerika Serikat�hanya sebuah kebetulan mengidap kanker pada saat hampir bersamaan? Anda haruslah seorang pengikut teori kebetulan yang fanatik untuk meyakini itu.

Apakah saya 100 persen yakin bahwa CIA telah membunuh Hugo Chavez? Tentu saja tidak.

Kematian Chavez bisa saja dilakukan oleh pembunuh non-pemerintah yang bekerja untuk para bankir-mafia.

Tapi dengan cara apa pun Anda mengirisnya, maka para majikan imperium AS tidak diragukan lagi bertanggung jawab memberi kanker kepada Chavez dan para pemimpin Amerika Latin lain. Bagaimana kita bisa tahu mereka melakukannya? Kita hanya tinggal melacak jejak rekam imperium AS.

Bayangkan pengawal Fidel Castro, Fabian Escalante, memperkirakan CIA telah berusaha membunuh Presiden Kuba itu sebanyak 638 kali. Menakjubkan! Termasuk ke dalam metode pembunuhan CIA adalah cerutu yang meledak, senjata biologis yang dilukis pada pakaian selam Castro, pil mematikan, bakteri beracun dalam kopi, pengeras suara podium yang meledak, penembak jitu, racun yang dibawa teman-teman perempuan, dan bom kerang bawah laut.

Upaya pembunuhan CIA terhadap Castro digambarkan bak film kartun �Tom and Jerry�. CIA sebagai kucing pembunuh yang tak kompeten sedangkan Presiden Kuba itu sebagai tikus pintar yang sangat beruntung. Bahkan beberapa kalangan berpendapat bahwa keberhasilan Castro selamat dari 638 upaya pembunuhan oleh kekuatan terhebat di dunia adalah bukti bahwa ajaran komunis-ateisme sang Presiden salah sehingga Tuhan, atau setidaknya sang malaikat pelindung, harus terus mengawasi �Si Kafir Castro�.

Lepas persoalan teologi! Upaya tanpa lelah CIA untuk mengakhiri hidup Castro membukti bahwa AS tidak akan berhenti membunuh musuh-musuh mereka di Amerika Latin.

John Perkins, dalam buku larisnya, Confessions of Economic Hit Man, memberi lebih banyak bukti bahwa para bankir yang mencengkeram Pemerintah AS secara rutin melakukan pembunuhan terhadap sejumlah kepala negara dengan menggunakan pembunuh swasta serta pembunuh CIA.

Perkins, selama karirnya sebagai seorang �pembunuh bayaran ekonomi�, mengetahui langsung bagaimana para bankir kakap internasional berusaha mempertahankan imperium mereka di Amerika Latin dan di tempat lain. Pekerjaan Perkins adalah mengunjungi para pemimpin negara-negara asing dan meyakinkan mereka untuk menerima pinjaman yang tidak pernah bisa dibayar kembali. Kenapa? Para bankir ingin menjerumuskan negara-negara itu ke dalam perbudakan utang. Ketika negara bangkrut, para bankir merampas sumber daya alam dan membangun kendali penuh atas pemerintahan serta ekonomi.

Perkins akan bertemu dengan pemimpin sebuah negara yang menjadi target dan berkata, �Aku punya satu kepalan penuh dengan dolar dan pelor di kepalan yang lain. Mana yang Anda inginkan?� Jika menerima utang, maka pemimpin itu telah memperbudak negaranya. Ia pun mendapat imbalannya. Jika ia marah dan mengusir Perkins keluar dari kantornya, maka para bankir akan memanggil masuk para �asteroid� untuk membunuh kepala negara yang tidak kooperatif itu.

Para �asteroid� adalah pembunuh paling mahal dan ulung di dunia profesional. Mereka bekerja sesuai kontrak�terkadang untuk CIA, terkadang untuk para bankir, dan kadang-kadang untuk orang-orang superkaya. Spesialisasi mereka diantaranya menyebabkan kecelakaan pesawat. Mereka mampu membunuh siapa pun, termasuk kepala negara, dengan berbagai cara.

Ini bukan spekulasi. John Perkins benar-benar mengenal secara pribadi beberapa pembunuh profesional yang terhubungkan dengan CIA itu. Dan dia telah bersaksi tentang pembunuhan mereka terhadap para pemimpin Amerika Latin. Confessions of an Economic Hit Man didedikasikan untuk sahabat Perkin, Jenderal Omar Torrijos dari Panama dan Presiden Jaime Rold�s dari Ekuador. Keduanya dibunuh oleh para �asteroid� CIA dalam kecelakaan pesawat yang direkayasa.

Apakah para pembunuh-CIA kadang menginduksi kanker pada target mereka? Tampaknya ya. Satu korban mereka yang terkenal adalah Jack Ruby (Jack Rubenstein), seorang mafia. Dia sendiri adalah pembunuh profesional. Target terakhirnya adalah pembunuh boneka JFK, Lee Harvey Oswald, di ruang bawah tanah Departemen Kepolisian Dallas. Ruby memohon untuk dibawa ke Washington karena dia ingin menceritakan kisah sebenarnya terkait pembunuhan JFK, tapi malah meninggal di penjara, karena kanker mendadak dan misterius, sebelum ia bisa mengungkapkan apa yang dia ketahui.

Apakah para �asteroid� CIA-Bankir mafia pernah mencoba membunuh para pemimpin Amerika Latin dengan kanker? Jawabannya tegas �ya�.

Buku Edward Haslam, Dr Mary�s Monkey, membuktikan apa yang jaksa penuntut Jim Garrison sangkakan dalam pada pembunuhan JFK bahwa agen CIA David Ferrrie, salah seorang pembunuh Presiden Kennedy, telah bereksperimen secara ekstensif dengan virus penyebab kanker di sebuah laboratorium besar. Tujuannya, memberi kanker kepada Fidel Castro dan pemimpin Amerika Latin lainnya. (Ferrie sendiri akhirnya dibunuh oleh CIA tak lama sebelum ia dijadwalkan untuk bersaksi di pengadilan tentang perannya dalam pembunuhan JFK)

Kesimpulannya, kita tahu bahwa para elite bankir yang menggenggam AS secara rutin mencoba membunuh pemimpin Amerika Latin yang menolak menjadi boneka mereka. Kita tahu bahwa mereka telah melaksanakan ribuan upaya pembunuhan terhadap para pemimpin Amerika Latin, termasuk lebih dari 600 upaya pembunuhan terhadap seorang Castro. Kita tahu bahwa mereka telah melakukan percobaan dengan virus kanker, dan membunuh orang-orang dengan kanker sejak 1960-an.

Jadi jika Anda berpikir Hugo Chavez meninggal secara wajar, saya takut Anda benar-benar orang yang naif. [IT/Irman]

Dr Kevin Barrett adalah seorang ahli Arab dan Islam. Dia salah satu penentang paling keras �Perang Melawan Teror�. Dr Barrett kerap menjadi narasumber Fox, CNN, PBS, dan banyak televisi lain. Artikelnya kerap muncul di New York Times, The Christian Science Monitor, The Chicago Tribune, dan penerbitan terkemuka lain. Dia salah satu pendiri �The Muslim-Christian-Jewish Alliance�, dan penulis buku Truth Jihad: My Epic Struggle Against the 9/11 Big Lie (2007) dan Questioning the War on Terror: A Primer for Obama Voters (2009)

 

Oleh Dr Kevin Barrett

Iran Mampu Produksi 40 Produk Petrokimia

Image634985062245898349Kepala Riset dan Teknologi Perusahaan Petrokimia, Gholamreza Joukar mengumumkan pada hari Sabtu (9/3/13) bahwa para ahli Iran telah memperoleh pengetahuan yang dibituhkan (khow-how) untuk memproduksi 40 produk petrokimia.

Joukar menyatakan bahwa Iran memang berfokus pada penelitian dan teknologi untuk pengembangan industri dan ekonomi negara, khususnya industri minyak, sambil mengatakan bahwa upaya pribumisasi merupakan prioritas utama bagi Iran.

"Ahli Iran dalam industri petrokimia telah berhasil mengembangkan sendiri pengetahuan untuk memperoduksi 40 produk petrokimia di dalam negeri," tambahnya.

Akhir Februari lalu, Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Rahimi memuji para insinyur dan ahli petrokimia Iran serta mengatakan bahwa nilai ekspor produk petrokimia Iran akan segera melebihi nilai ekspor minyak mentah.
 
"Produk Petrokimia akan menggantikan posisi minyak mentah sebagai komoditas ekspor utama energi dalam waktu dekat ini. Inilah yang diinginkan oleh Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dan Presiden Mahmoud Ahmadinejad serta rakyat Iran," kata Rahimi di kota Ahwaz di Provinsi Khuzestan  saat itu.
 
Dia mencatat bahwa produk petrokimia saat ini berada di peringkat kedua ekspor setelah minyak mentah.
 
Dalam pernyataan serupa di bulan Oktober 2012, Ayatullah Khamenei memuji para ahli dan ilmuwan Iran atas usaha keras  dan keberhasilan mereka dalam mempercepat kemajuan sains dan tekhnologi di Iran.
 
Pada sejumlah besar elit muda di Tehran pada saat itu, Ayatullah Khamenei menyatakan suka citanya karena tercipta dialog dan interaksi dalam berbagai gerakan dan kemajuan iptek di negaranya. Beliau juga meminta mereka untuk mempertahankan percepatan gerakan mereka.
 
"Tentu saja ada rasa puas akan muncul karena gerakan ilmiah mengalami percepatan di negara ini. Tapi harus diingat, bahwa kita masih berada di awal jalan dan kecepatan ilmiah ini tak boleh melambat atau berhenti," tegas beliau.

Ayatullah Khamenei mengatakan bahwa saat Iran masih tertinggal dibanding negara-negara maju dunia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi karena Iran pernah dikuasai oleh pemerintah yang tidak independen, sombong dan despotik selama berabad-abad lamanya. [IT/FN/NAT]

Saudi & Qatar Dukung Israel Hancurkan al-Aqsa

israelSeorang peneliti Libanon mengatakan, "bagaimana mungkin Arab Saudi dan Qatar campur tangan di Suriah sepanjang waktu, sementara mereka berdiam diri terhadap penghancuran Masjid Al-Aqsa?", kata Ali Nouraldin, budayawan Islam dan profesor sejarah di Beirut dalam wawancara dengan Mehr News Agency pada Sabtu, 09/03/13.

Mengacu pada eskalasi tindakan Israel terhadap Masjid al-Aqsa dan penodaan tempat-tempat suci agama Nouraldin mengatakan, "rezim Zionis tidak mengerti bahasa apapun kecuali bahasa kekuatan dan kekerasan, dan selama Arab dan negara-negara Islam tidak mengambil tindakan praktis untuk menangani pelanggaran-pelanggaran itu, Zionis tidak akan menghentikan penodaan Masjid mulia ini.

"Jika Arab mempunyai posisi yang kuat di wilayah tersebut dan bersatu, kita tidak akan pernah menyaksikan tindakan sekecil apapun terhadap salah satu tempat paling suci Islam dan agama-agama ilahi lainnya." Tegasnya.

Mengacu pada rencana berbahaya rezim Zionis terhadap Masjid al-Aqsa dikatakannya, "Saya memperingatkan bahwa diamnya masyarakat internasional, khususnya Arab, terhadap masalah Palestina ini, akan membawa rencana gelap Zionis untuk meledakkan al-Aqsa dan menghancurkannya secara lengkap.

"Sayangnya penguasa Arab Saudi dan Qatar justru mengambil sikap menentang kuat  Suriah selama dua tahun terakhir dan hanya berdiam diri terhadap penodaan berulang Israel di al-Aqsa.

"Kita harus realistis melihat negara-negara Arab bersama dengan AS yang selalu bersatu padu dalam melawan Muslimin, dan Anda tidak bisa berharap bantuan kepada mereka untuk Palestina dan Masjid al-Aqsa untuk mencegah penodaan tersebut," tegasnya. [IT/On]

Israel Ingin Ubah Masjid Al Aqsha Jadi Barak Militer

alqudsBertujuan mengurangi jamaah ke Masjid Al Aqsha, tentara Israel melakukan penggerebekan dan tindakan kekerasan pada jamaah shalat. Bahkan, jamaah perempuan turut diintimidasi.

Menurut pernyataan Yayasan Wakaf dan Peninggalan Islam �Al-Aqsha�, tindakan tersebut diniatkan agar Al Aqsha tak lagi dimakmurkan. Israel juga, lanjut yayasan, berusaha menghancurkan seluruh program membela masjid suci itu, seperti dilansir situs infopalestina.com.

Sebab selama ini yang menjadi Israel gusar adalah keberadaan jamaah shalat secara kontinyu di masjid tersebut setiap hari dan pagi-pagi di sana. Lebih dari itu, mereka berusaha mengubah Masjid Al-Aqsha menjadi arena konfrontasi.

Menurut Yayasan Al-Aqsha, tindakan penjajah zionis terutama pekan terakhir bukan spontanitas atau responsif namun tindakan itu dinilai sistematis untuk mengkondusifkan kekerasan demi mentarget capaian lebih besar terhadap Masjid Al-Aqsha.

Bahkan yang mengagetkan jumlah pasukan dan cara serangannya lebih massif. Israel dinilai ingin mengubah masjid menjadi barak militer, termasuk kekerasan terhadap tim medis,wartawan, penjaga masjid sebagai bukti ada target lebih besar yang ingin dicapai mereka.

Cina: AS Lakukan Kampanye Kotor

chinaMenteri Luar Negeri Cina Yang Jiechi menolak tuduhan bahwa militer negara itu berada di belakang serangan hacker besar-besaran di Amerika Serikat dan sasaran asing lainnya.

Dia menyerukan kerja sama internasional yang lebih dalam kepolisian internet, Russia Today melaporkan. Meskipun ia tidak menjawab tuduhan tertentu, Yang menggambarkan klaim AS sebagai kampanye kotor bermotif politik.

"Siapa pun yang mencoba untuk membuat atau menyusun sebuah cerita sensasional untuk melayani motif politik, mereka tidak akan mampu untuk menghitamkan nama lain atau menutupi diri mereka sendiri," kata Yang kepada wartawan pada konferensi pers tahunan yang digelar di sela-sela sidang tahunan Badan Legislatif Nasional Cina.

"Kami berharap pihak-pihak terkait akan menghentikan serangan atau tuduhan yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Yang mengatakan bahwa sebagai target utama serangan hacker, Cina mendukung peraturan internasional di bawah PBB untuk menjaga internet damai, bebas dan aman. Namun, inisiatif itu mendapat sambutan dingin dari AS dan negara-negara lain, terutama karena reputasi Cina yang menerapkan sensor ketat terhadap internet. "Kami menentang mengubah dunia maya menjadi medan perang baru atau menggunakan internet sebagai alat baru untuk campur tangan dalam urusan internal negara lain," ujar Yang.

Jumat, 08 Maret 2013

Washington dibalik kematian Hugo Chavez?

Image634983636337503654Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan pengusiran terhadap dua pejabat kedutaan besar Amerika Serikat yang dituduh memata-matai militer negara itu.

Ia juga menuduh Washington menyusupkan virus kanker ke tubuh almarhum Presiden Hugo Chavez.Maduro mengungkap tuduhan itu dalam pidato yang disirakan televisi pada hari Selasa, setelah melakukan rapat darurat dengan para pemimpin sipil dan militer beberapa jam sebelum mengumumkan kematian Chavez.

Caracas menuduh Atase Angkatan Udara Kedubes AS Kolonel David Delmonaco dan asisten atase udara Mayor Devlin Kostal, mencoba membuat rencana kekacauan militer terhadap pemerintah Venezuela.

Washington mengkonfirmasikan dua perwira itu memang bekerja di kedubes AS, dan menyatakan Delmonaco dua hari yang lalu sedang dalam perjalanan pulang ke AS, sementara Kostal sudah berada di AS.

Maduro juga menyatakan ,�Kita tidak ragu lagi� bahwa kanker sang Presiden, yang pertama kali didiagnosa pada 2011, disusupkan oleh �musuh-musuh historis ibu pertiwi,� yang merujuk pada AS.

Ia membandingkan dengan situasi kematian almarhum pemimpin Palestinian Liberation Organization (PLO) Yasser Arafat, yang diklaim Maduro sebagai �dibuat sakit� hingga meregang nyawa dan meninggal dunia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Patrick Ventrell mengatakan bahwa Washington �jelas menyangkal� pernyataan bahwa AS terlibat dalam sakitnya almarhum Presiden Chavez.

Chavez meninggal pada usia 58 tahun setelah menderita oleh penjalaran kanker selama dua tahun. Chavez pada tahun 2011 pernah menuduh AS sedang mengembangkan teknologi untuk memproduksi virus kanker yang bisa membuat para pemimpin Amerika Latin terpapar infeksi.

Presiden Argentina Cristina Kirchner Fernandez, Presiden Brasil Dilma Rousseff dan bekas Presiden Paraguay Fernando Lugo kini menjalani perawatan karena penyakit kanker.

�Apakah tidak aneh jika AS mengembangkan sebuah teknologi untuk menyusupkan kanker dan tak seorang pun tahu sampai sekarang?� ujar Chavez suatu ketika, tulis Press TV Iran, Rabu (6/2/2013). [tjs]

Iran Tegaskan Kembali perlucutan senjata nuklir global

iranWakil Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Mohamamd Khazaei kembali menegaskan seruan Republik Islam terkait perlucutan senjata nuklir global di tingkat internasional.

"Kami selalu menekankan bahwa perlucutan senjata nuklir merupakan salah astu prioritas utama kami juga tetap mendukung hak seluruh penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) untuk menggunakan energi nuklir damai," demikian kata Khazaei Kamis (8/3) pada pertemuan sidang negara-negara anggota Gerakan Non-Blok (GNB) di PBB untuk membahas poin-poin yang akan didiskusikan oleh GNB pada Konferensi Peninjauan NPT.

Ditambahkannya bahwa negara-negara GNB menyerukan perlucutan negara-negara pemilik senjata nuklir.

Diplomat Iran di PBB ini menegaskan bahwa perubahan mendatang di NPT harus diwujudkan untuk memperkokoh komitmen perlucutan senjata nuklir tanpa standar ganda atau dikskriminasi.

Khazaei juga menekankan bahwa perubahan tersebut tidak boleh menjadi halangan baru bagi para penandatangan NPT untuk mengakses teknologi nuklir.

Iran berpendapat bahwa reinterpretasi selektif terhadap hak negara-negara dan komitmen mereka tidak akan membuahkan hasil dan bahwa peninjauan kembali terhadap NPT harus dilakukan secara transparan dan efektif.

Lebih lanjut Khazaei menjelaskan bahwa GNB mendukung penuh perwujudan Timur Tengah yang bebas dari senjata destruksi massal. Dan dalam hal ini, Republik Islam telah berulangkali menyerukan perlucutan senjata nuklir di tingkat Global. Iran sendiri juga berpendapat bahwa jenis senjata tersebut tidak ada dalam doktrin pertahanannya.

Pada 22 Februari 2012, Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengeluarkan fatwa haram memproduksi, memiliki, atau menggunakan senjata nuklir dan bahwa hal tersebut merupakan dosa besar menurut logika maupun agama.

Israel, merupakan satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah yang konon jumlahnya mencapai 200 hingga 400 hulu ledak nuklir.

Rezim Zionis menolak segala bentuk kesepakatan nuklir internasional khususnya NPT dan menolak peninjauan para inspektor dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke instalasi nuklirnya. (IRIB Indonesia/MZ)

Nasib Venezuela Pasca Chavez

cavezKetika Hugo Rafael Chavez Friaz dari partai sayap kiri menjadi pemimpin Revolusi Bolivari pada tahun 1999, dan dipilih oleh rakyat menjadi Presiden Venezuela, mungkin banyak pihak di kawasan Amerika Latin dan wilayah lain di dunia tidak akan menyangka bahwa pemimpin karismatik Amerika Latin ini mampu menghadirkan perubahan besar di negara Venezuela. Revolusi Bolivari dirintis oleh Simon Bolivar, seorang pemimpin revolusi di abad ke-19.

Chavez terpilih sebagai Presiden Venezuela pada 6 Desember 1998 dan resmi bertugas pada 2 Februari 1999. Selama empat kali berturut-turut Chavez terpiih sebagai presiden. Pada era kepemimpin Chavez, selain reformasi politik penting, Chavez mampu menghadirkan perubahan siginifikan di sektor ekonomi. Banyak program ekonominya yang direalisasikan dan akibatnya kesejahteraan rakyat Venezuela meningkat. Mungkin yang paling menonjol dari seluruh upaya Chavez di bidang ekonomi adalah keberhasilannya mereduksi jurang perbedaan antara kaya dan miskin.

Termasuk di antara reformasi struktur ekonomi Venezuela oleh Chavez adalah nasionalisasi industri-industri yang mendatangkan keuntungan besar, mereduksi pengaruh perusahaan multi-nasional dan pembatasan aktivitasnya, serta pelimpahannya kepada negara.

Meski antara tahun 1999 hingga 2004, pertumbuhan ekonomi Venezuela turun hingga 1,2 persen akan tetapi Chavez mampu mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi negaranya dengan merevisi kebijakan ekonomi di bidang industri minyak. Sehingga pada tahun 2004 angka pertumbuhan ekonomi Venezuela meningkat hingga 18 persen.

Akan tetapi Venezuela dan Chavez didera berbagai masalah yang sebagian besarnya datang dari jirannya dari utara yakni Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, Paman Sam merasa pengaruh dan kepentingannya terancam menyusul kebangkitan pemerintahan-pemerintahan populis mulai dari Venezuela, Bolivia dan Ekuador. AS berusaha menggerogoti pemerintahan tersebut dan aksi paling anyar Washington dalam hal ini adalah upaya kudeta terhadap pemerintahan Chavez pada tahun 2002. Gedung Putih menggunakan pionnya di Venezuela yaitu Enrique Capriles, seorang tokoh oposisi.

Amerika Serikat melindungi Capriles di Washington dan pada hari-hari terakhir sebelum Chavez meninggal, dua pejabat militer Amerika Serikat yang bertugas di Kedutaan Besar AS di Caracas diusir karena mencampuri urusan dalam negeri Venezuela. Hal ini jelas membuktikan bahwa AS telah mempersiapkan program-program khusus untuk Venezuela pasca Chavez.

Salah satu kebijakan Chavez yang membakar jenggot Paman Sam adalah peningkatan kerjasama Venezuela dengan Republik Islam Iran. Kesamaan perspektif anti-hegemoni melandasi kerjasama harmonis kedua pihak. Hal ini dapat dilihat dari tingginya volume kunjungan para pejabat tinggi kedua negara.

Selama itu, Chavez telah lima kali berkunjung ke Tehran dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad juga enam kali berkunjung ke Tehran. Bahkan sejumlah media massa menyebut Chavez dan Ahmadinejad sebagai "dua icon anti-imperialisme".

Ahmadinejad dua kali terpilih sebagai Presiden Iran dan selama itu kerjasama Tehran dan Caracas di bidang perdagangan, energi dan pertahanan meningkat tajam. Fenomena ini tentunya mengusik ketenangan Amerika Serikat sampai-sampai Hillary Clinton, mantan menlu AS, menggunakan istilah "peningkatan hubungan yang sangat mengkhawatirkan."

Namun pada akhirnya, Chavez, sang pemimpin karismatik di Amerika Latin itu meninggal dunia ketika negaranya telah berubah menjadi negara independen dengan kebijakan-kebijakan anti-imperialis yang justru mampu tampil sebagai kekuatan ekonomi baru. Pada era pemerintahannya, Chavez mampu mengeksplorasi potensi-potensi besar Venezuela dan mengembangkannya. Dan selain menjadi simbol keberhasilan Revolusi Bolivari, sepeninggal Chavez, Venezuela diprediksi tetap mampu melanjutkan perannya sebagai pemimpin gerakan revolusi di Amerika Latin menentang hegemoni dan imperialisme kaum durjana.(IRIB Indonesia/MZ)

Rabu, 06 Maret 2013

[Download] GALEYD - Revolution













Tracklist :







1. Revolution



2. Masquerade



3. DEAD OR ALIVE











Downloa;d #1



Downloa;d #2







Source : myjrock