hatiku yang resah gelisah sambil bergetar
perlahan hilang dari hadapanmu
cinta maafkan aku
cinta maafkan aku
kaki di peron kereta
bagaikan kertas putih
yang tidak bertuliskan apapun
tanpa ucap s�lamat tinggal
kereta pertama ke kota yang tak aku kenal
ah
karena aku menyukaimu
aku lelah
dengan semua
dan mulai pergi
khayalan yang terbayang-bayang pada jendela
waktu yang telah berlalu ilusi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar